Wabah corona belum usai. Namun dampaknya sudah dirasakan oleh masyarakat sejak beberapa minggu setelah kasus pertama diumumkan. Buruh pabrik terkena PHK massal. Karyawan dirumahkan. Pekerja kantoran harus bekerja dari rumah. Sebagian lainnya harus menantang maut karena masih bekerja di kantor.

Dampak corona tidak hanya bagi kesehatan, namun juga berdampak besar bagi ekonomi. Masyarakat kehilangan pekerjaan dan sumber penghasilannya. Tak ada penghasilan berarti tak ada yang bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Padahal pengeluaran terus berjalan. Mulai dari cicilan, biaya sekolah, biaya makan, biaya listrik dan air, dan biaya-biaya lainnya. 
 

Siapa Sosok Salma?

Hal inilah yang mengetuk hati Salma, seorang ibu rumah tangga di Sleman Yogyakarta, untuk berbagi sedikit dengan warga sekitar. Dia hanya melakukan hal sederhana, yaitu menggantungkan sayur-sayuran di halaman rumahnya. Sayuran tersebut bisa diambil oleh siapapun yang membutuhkan.

Salma memilih memberikan sayur karena dia menyadari di tengah wabah corona ini, masyarakat harus memiliki imun yang kuat. Salah satu cara menjaga imun itu adalah dengan memakan sayur-sayuran yang mengandung banyak nutrisi.

Ibu rumah tangga tersebut menggantung plastik berisi sayuran itu di halaman rumahnya yang terletak di Dusun Rajek Lor, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Kadang beliau menggantungnya di pagi hari, kadang juga di siang hari, tak jarang juga di sore hari.

Meskipun kecil, kebaikan yang dilakukan oleh Bu Salma ini menular ke warga yang lain. Tetangganya ada yang ikut menyumbang seikat kangkung. Kemudian kebaikan ini menular semakin besar terlebih saat memasuki bulan puasa. Salma menerima banyak bantuan dari warga sekitar untuk aksi sosialnya ini.

Wanita yang berusia 53 tahun ini telah melakukan hal ini sejak 7 April lalu. Melihat tetangganya ada yang dirumahkan dan harus kehilangan pekerjaan, membuat Salma merasa kasihan. Beliau ingin membantu warga sekitar yang mungkin tidak bisa makan karena penghasilannya hilang.

Kemudian beliau terinspirasi dari orang lain yang melakukan hal serupa. Awalnya, ibu tiga anak ini menggantungkan kresek berisi dua buah mie instan, dua buah telur, dan potongan gula jawa. Kemudian isinya diganti dengan sayur mayur karena beliau menyadari masyarakat butuh asupan nutrisi yang cukup agar bisa tetap sehat.

Kebaikan yang dilakukan Bu Salma memang tidak besar. Namun kebaikan kecil yang dilakukannya itu mampu membantu warga sekitar yang kehilangan penghasilan. Sedikit berbagi bahan makanan berarti sangat besar bagi warga sekitar yang membutuhkan.

 
Kebaikan untuk Bu Salma

Di-#AwaliDenganKebaikan kecil, kemudian menular dan menjadi kebaikan yang lebih besar. Dari Bu Salma kita belajar bahwa dampak yang besar dimulai dari kebaikan kecil yang kita mulai.

Kita juga bisa menebar kebaikan yang sama untuk warga sekitar dan orang-orang yang membutuhkan. Untuk melakukannya, kita bisa mengawalinya dengan menebar kebaikan dan manfaat untuk diri sendiri dan keluarga kita. Caranya dengan memberikan perlindungan terbaik melalui Produk Asuransi Syariah dari Allianz.

Allianz, salah satu perusahaan Asuransi Syariah Indonesia dengan reputasi terbaik, menawarkan produk asuransi dengan perlindungan terbaik untuk kita dan keluarga. Dari produk asuransi ini, sebagian dana yang kita setorkan akan digunakan untuk menebar kebaikan kepada orang-orang yang lebih membutuhkan. Kita pun bisa berkontribusi lebih dengan memanfaatkan fitur wakaf yang disediakan oleh Allianz.

Ini adalah win-win solution. Kita melindungi keluarga dengan perlindungan dari produk asuransi terbaik Allianz. Juga, kita bisa berkontribusi secara nyata menebar manfaat untuk orang-orang yang membutuhkan.
 
 
 
 

Post a Comment

أحدث أقدم